Selasa, 09 April 2013

Senja Pagi

SENJA PAGI


Hari ini kau hadir kembali,
Membawa keramaian dari sunyinya malam,
Menerangi kegelapan yang telah menyelimuti
Aku ingin

Aku ingin selalu
Menatap keindahan dunia karenamu,
Menghirup sejuknya udara,
Memandang birunya langit,

Esok 
Esok pasti lebih indah dari ini
Begitu juga esoknya lagi
Aku ingin selalu mendengar

Nyanyian burung 
Suara lembut angin
Sapaan pohon dan bunga-bunga
Esok kau juga

Juga kan tersenyum indah 
Membawa kehangatan
Membawa keindahan 
Yang telah Tuhan ciptakan

Terima kasih
Atas Karunia-Mu yang Indah ini.

Minggu, 24 Maret 2013

Suka? Cinta? Sayang?

ehm... ehm.. ehmmm.. cek sound

Tentu sudah tidak asing lagi kata suka, cinta dan sayang ditelinga saudara sekalian. Kata itu tentu akan sering terucap dari teman, sahabat, pacar dan orang tua saudara sekalian. Sebenarnya apa sih arti dari kata-kata/ungkapan itu. Terutama dilihat dari sudut pandang laki-laki karena saya juga laki-laki. Menurut saya sebagai laki-laki, kata suka merupakan identifikasi awal dari perasaan ketertarikan pada orang/ makhluk lain bahkan diri sendiri. Baik itu pada jenis laki-laki ataupun perempuan. Suka merupakan tingkatan awal dari yang namanya interaksi. Contohnya ada kata" wah saya suka orang itu dia cantik, asyik dan senyumnya manis" disitu dapat disimpulkan kalau ada rasa suka pada seseorang yang berbeda. Menurut saya suka adalah sebuah hipotesis tentang apa yang telah kita amati dan buakan karena telah melakukan penelitian terhadap suatu objek.
Kata cinta, apa sih itu? dimana si itu?buat apa ada rasa itu? itulah hal yang pantas ditanyakan pada diri saudara sekalian. Menurut saya cinta itu satu tingkat diatas kata suka, kalau suka itu adalah hipotesis dari keadaan yang kita amati. Sementara cinta itu adalah kesimpulan setelah kita melakukan penelitian pengujian kemudian dilakukan evaluasi. Cinta adalah hasil akhir dari hal yang kita amati dan teliti. Ada juga yang mengatakan kalau cinta itu bagi seorang laki-laki adalah 1% dan nafsunya 99%. Mana bisa dikatakan seperti itu. Memang bagi laki-laki cinta itu tidaklah sampai setengah dari perasaannya namun cinta itu tumbuh nyata dan kebanyakan cinta itu diartikan sebagai upaya untuk memiliki, melindungi, mendapatkan, mengikat dan menjaga dengan erat. Sehingga cinta kadang membawa masalah meski masalah itu kadang bisa diselesaikan dengan adanya rasa pengertian antara kedua belah pihak. Jangan anggap cinta itu gila. Karena dengan cinta kita bisa merasakan indahnya dunia yang hampa ini.
Sayang, apa sih itu? ungkapan seperti apa itu? apakah hanya kata bualan atau mungkin kata selingan untuk menarik perhatian orang lain demi kepentingan sendiri? SALAH!!!! Bukan itu maknanya teman. Sayang itu adalah evaluasi dari kesimpulan yang diambil. Atau boleh dikatakan inilah akhir dari suatu penelitian yang telah kita review berulang kali hingga tak nampak lagi suatu kesalahan dari penarikan kesimpulan. Sayang adalah tingkatan tertinggi dari rasa ketertarikan. Namun rasa sayang ini melebihi semua hal. Karena dalam sayang itu ada rasa ingin memberi kebahagiaan pada suatu objek. Tidak mau melihat dia terluka. Tidak mau melihat hal yang buruk terjadi pada hal yang telah kita sayangi. Rasa Sayang itu tidak berbatas karena disana terdapat upaya untuk rela berkorban rela menahan sakit, rela untuk mengikhlasakan , rela untuk menjaga dengan sepenuh hati. Sayang itu merupakan rasa terdalam dari seseorang. Seorang laki-laki bila telah mempunyai rasa sayang maka dia dapat mengabaikan hal yang menjauhkannya dari hal yang dia sayangi. Mereka dapat mengorbankan perasaan mereka sendiri demi memberi bahagia pada hal yang sangat dia sayangi. Namun kata sayang sekarang ini disalahgunakan dan tidak lagi pada tempatnya. Mereka tidak lagi mengerti apa perbedaan suka, cinta dan sayang. Kalau disini rasa sayang itu terdiri dari 99% perasaan dan 1% adalah yang lainnya. Jadi, nilailah perasaan kalian apakah itu suka, cinta atau mungkin sayang. Dan sayangilah orang-orang disekitar kalian. Be Smart Thinking!

Jumat, 02 November 2012

Fitoplankton



Bagi teman-teman yang mendapat tugas Fitoplankton. Saya punya ini artikelnya. Ini juga tugas saya yang pernah saya kumpulkan. Silahkan dibaca sebagai referensi anda. Terima kasih.
 
PENDAHULUAN

Fitoplankton adalah sekelompok dari biota tumbuh-tumbuhan autotrof, mempunyai klorofil dan pigmen lainnya di dalam selnya dan mampu untuk menyerap energi radiasi dan CO2 untuk melakukan fotosintesis. Biota tersebut mampu mensintesis bahan-bahan anorganik untuk diubah menjadi bahan organik (yang terpenting yaitu karbohidrat) (Zhong, 1989).
Seluruh plankton dari golongan fitoplankton memiliki warna, dimana sebagian berwarna hijau karena mengandung berbagai jenis pigmen klorofil, yaitu klorofil –a sampai klorofil –d. Meskipun demikian, penamaan atau penggolongan algae berdasarkan kepada dasar warna, meskipun kandungan pigmen terdiri dari beberapa pigmen (Sachlan, 1982).
Fitoplankton dicirikan dengan pigmen yang berkaitan dengan proses fotosintesa. Selanjutnya proses fotosintesa yang dilakukan oleh algae berkaitan dengan klorofil a (kecuali pada alga hijau biru), dimana pigmen tersebut merupakan sel organ kloroplas. Pigmen yang terdapat dalam kloroplas tersebut digunakan sebagai kriteria untuk mengelompokkan alga ke dalam kelas (Bold dan Wynne, 1985).
Menurut Romimohtarto dan Juwana (2001) meskipun membentuk sejumlah biomasa di laut, fitoplankton ini hanya diwakili oleh beberapa divisi saja, sebagian besar diantaranya bersel satu dan bersifat mikroskopik. Sachlan (1982) membagi algae menjadi beberapa divisi yaitu : Cyanophyta (alga hijau biru), Chlorophyta (alga hijau), Chrysophyta (alga kuning), Pyrrophyta (dinoflagellata), Euglenophyta, Phaeophyta (alga coklat) dan Rhodhophyta (alga merah).



                                                  PEMBAHASAN

1.    Cyanophyta/Cyanophyceae ( Anabaena sp )

Cyanophyceae atau ganggang hijau biru merupakan fitoplankton yang bersifat prokariotik. Bentuk sel Cyanophyceae umumnya berupa sel tunggal, koloni atau filamen. Dalam bentuk koloni atau filamen alga ini mampu melakukan proses fiksasi nitrogen sehingga dapat menyebabkan ledakan populasi blooming baik diperairan tawar maupun perairan laut (Sachlan, 1982).
Menurut Sumich (1992) Cyanophyceae umumnya ditemukan melimpah didaerah intertidal dan estuari tetapi dapat dijumpai pula diperairan tropis dan sub tropis. Salah satu jenis Cyanophyceae yang sering ditemukan diperairan yang mengandung zat hara yang rendah adalah dari jenis Tricodesmium. Pada kelas cyanophyceae adaptasi pengapungannya yaitu dengan memanfaatkan bentuk sel-selnya untuk membentuk rantai seperti pada Tricodesmium.
Fitoplankton dari kelas Cyanophyceae mempunyai sifat-sifat khas, antara lain : (1) memilki toleransi terhadap keadaan kering biasanya dari genus Oscillatoria; (2) memilki toleransi terhadap suhu tertentu pada genus (Oscillatoria); (3) beberapa jenis alga biru mampu mengikat molekul zat lemas (N2) dari udara, apabila dalam tanah tidak terdapat nitrat; (4) belum mempunyai inti yang sempurna (Sachlan, 1982). Reproduksi Cyanophyceae dengan pembelahan diri (cell division). Pada proses ini terjadi pemisahan sel keturunan yang kemudian tumbuh dan berkembang membentuk koloni atau filament (Bold and Wyne, 1985). Bentuk koloni dan fillament Cyanophyceae dihasilkan oleh fragmentasi sel induk yang kemudian memisah dan menjadi individu baru. Potongan fragment dari trichome disebut hormogonia dan dihasilkan dari proses pemisahan pada dinding sel trichome atau oleh sel yang mati dan menjadi separation disc (Sharma, 1992).

1.1 Klasifikasi menurut Suroso A.Y, 1992:

Kingdom        : Plantae
Divisio            : Cyanophyta
Classis           : Cyanophyceae
Ordo               : Hormogenales
Sub ordo         : Nostocales
Familia            : Nostocaleae
Genus             : Anabaena
Species          : Anabaena sp

Anabaena  merupakan salah satu jenis mikroalga. Anabaena azollae termasuk alga biru-hijau yang dapat menambat Nitrogen dari udara melalui kerjasama atau simbiosis dengan Azolla sp. Mikroalga telah mendapatkan perhatian khusus untuk dikembangkan lebih lanjut. Penelitian dan pemanfaatan mikroalga diarahkan pada riset bidang Bioteknologi terutama menekankan pada produk baru dari mikroalga dalam bidang pangan, farmasi-kedokteran, pertanian, industri, energi dan sebagainya.
Berdasarkan pada tingkat kemandiriannya dalam melaksanakan proses penambatan Nitrogen, maka secara umum dikenal adanya dua kelompok mikroalga yaitu :
a)   proses penambatan Nitrogen dalam keadaan hidup bebas dan
b) proses penambatan gas nitrogen dalam keadaan hidup berasosiasi dengan tumbuhan.
Hanya ada empat macam mikroorganisme yang mempunyai kemampuan menambat gas nitrogen dalam keadaan bersimbiosis dengan tumbuhan tingkat tinggi, yang paling banyak adalah Rhizobium sp, kemudian berturut-turut diikuti oleh Frankia, Nostoc dan Anabaena sp. Sampai saat ini perhatian terhadap alga ini memang masih kurang, walaupun demikian, sesungguhnya jasad ini memiliki potensi yang cukup besar (Watanabe dan Liu, 1992). Reproduksi Anabaena secara aseksual/vegetatif, caranya dengan pembelahan biner yaitu proses pembelahan diawali dengan proses replikasi DNA menjadi 2 kopi DNA dan diikuti pembelahan sitoplasma.

1.2 Ciri-ciri dari Anabaena sp yaitu :
-        sel-selnya bulat dan tiap sel dibalut lendir.
-        berada dalam sel-sel tersendiri.
-        mempunyai struktur tubuh yang prokariotik.
-        belum memiliki inti sejati.
-        tidak mempunyai bulu cambuk.
-        berkoloni.
-        berbentuk filamen(benang).

1.3 Morfologi
- memiliki selaput lendir yang berfungsi melindungi dirinya.
- dinding sel adalah berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel.
- akinet berdinding tebal, mengandung banyak cadangan makanan.
- heterosista berfungsi mengikat oksigen.
- baeosit yaitu alat perkembangbiakan vegetatif.

1.4 Habitat
Terdapat pada perairan tawar terutama pada tempat-tempat yang lembab.

1.5 Lingkungan
      Temperatur udara yang sesuai untuk Azolla berkisar antara 20-35°C, sedangkan keperluan pH air/lumpur  juga juga bervariasi antara 4-7 dan bertahan pada penerimaan pencahayaan > 25 % (Lumpkin, 1987); pada pH masam 4,5-5,0 kolam nutrisi fermentative juga masih berkembang beberapa hari namun akan ikut terdekomposisi setelah lebih dari satu minggu (Widyasunu et al., 2011 d). Bahkan beberapa mampu hidup pada perairan dengan suhu sampai 850C (sumber air panas) sehingga Ganggang Biru merupakan salah satu vegetasi perintis.

1.6 Manfaat  
Anabaena dapat menambat nitrogen dengan bersimbiosis dengan paku air sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah.

1.    Chlorophyta /Chlorophyceae ( Chlorella sp )
Nama yang popular untuk Chlorophyceae adalah alga hijau. Hal itu dikarenakan warna yang dimilikinya. Warna itu diakibatkan oleh klorofil yang terdapat dalam tubuhnya yaitu klorofil a dan b yang terdiri dari :  α, β, γ carotenes dan beberapa xanthophylls, 2-5-thylakoids/stack (Bold dan wyne, 1985). Produk yang dihasilkan dari alga ini adalah berupa kanji (amilose dan amilopektin), beberapa dapat menghasilkan produk berupa minyak. Alga ini sangat penting sebagai sumber makanan bagi protozoa dan hewan air (Kimball, 1996).
Banyak diantara anggota divisi ini yang benar-benar menyerupai tumbuhan. Keberadaan dinding sel yang terdiri dari klorofil a dan b adalah ciri-ciri tumbuhan dan hal ini menunjukkan bahwa alga hijau merupakan kerabat dekat protista. Reproduksi dilakukan dengan pembelahan biasa. Dinding sel terbuat dari selulosa, hydroxyl-proline glucosides, xilans, dan mannans. Kelas ini biasanya melimpah pada perairan yang relatif tenang. (Arinardi et al., 1997).  

2.1 Klasifikasi Chlorella sp :
 Kingdom          : Plantae
            Divisio             : Chlorophyta
            Classis             : Chlorophyceae
            Ordo                : Chlorococcales
            Famili              : Oocystaceae
            Genus             : Chlorella
            Spesies           : Chlorella sp
 
Menurut Craft dan Reynol (1942) perkembangan dan daya tahan algae sebagai tumbuhan aquatik dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu:
a. Cahaya matahari
b. pH
c. Kesediaan mineral
d. Kemampuan bersaing dengan flora lain

Algae ini mempunyai habitat hidup di tempat basah atau berair.Klasifikasi algae melalui pengaruh yang ada, dan algae ini memiliki kloroplas berbentuk mangkok (Ehlers dan Steel, 1979).Pada spesies ini belum ditemukan adanya organ, akar, batang maupun daun susunan tubuh semacam itu disebut thalus sel-sel tubuh algae bersifat eukariotik dan didalam sitoplasma telah terdapat klorofil, oleh karena itu bersifat autotrof. Chlorella diharapkan akan menjadi sumber karbohidrat dan protein sebagai pengganti tumbuhan tinggi.
Disamping itu Chlorella juga memberi harapan yang baik untuk menjadi sumber makanan baru (ehlers dan steel) karena:
a)  Pembiakan cepat dalam lingkungan yang baik.
b)   Bila ke dalam air kulturnya dimasukkan zat organik sederhana, cukup CO2 dan cahaya maka algae ini akan berfotosintesis dan selanjutnya menghasilkan karbohidrat protein dan lemak.
c)  Karbohidrat, protein dan lemak yang dihasilkan algae ini dapat diatur sesuai dengan kebutuhan.
2.2 Chlorella sp merupakan ganggang hijau bersel satu yang tidak bergerak yang mempunyai ciri:
a)    Bentuk sel seperti bola-bola kecil
b)    Protoplasma berbentuk mangkok kecil
c)    Tempat di air tawar dan air laut juga tempat-tempat basah
d)    Reproduksi aseksual dengan membelah diri

2.3 Morfologi
Bentuk sel bulat atau bulat telur, merupakan alga bersel tunggal, tetapi kadang-kadang dijumpai bergerombol. Diameter selnya berkisar 2-8 mikron, berwarna hijau karena klorofil merupakan pigmen yang dominan, dinding selnya keras terdiri atas selulosa dan pectin. Sel ini mempunyai protoplasma yang berbentuk cawan.

2.4 Habitat
Habitat Chlorella cukup luas yakni dari perairan tawar, payau dan laut serta tempat-tempat basah/lembab.

2.5 Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Chlorella sp secara garis besar terbagi menjadi dua : (Round, 1973)

a. Faktor biotik
Interaksi antara organisme itu sendiri maupun organisme yang lain yang hidup berada pada habitatnya.
b. Faktor abiotik
Dengan adanya cahaya yang cukup, suhu sekitar 350 C. Selain itu algae Chlorella sp merupakan ganggang hijau bersel satu yang tidak bergerak.

2.6 Manfaat dari Chlorella ini sangatlah banyak. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan manfaat dari spesies ini antara lain:
a)    Mempercepat kesembuhan penderita demam berdarah dengue (DBD). (PAPDI, 2009).
b)    Chlorella dapat mengeluarkan toksin seperti timah hitam, air raksa, cadmium, arsenik, pestisida, uranium, obat pembasmi serangga (insektisida), P.C.B. (Polychlorbiphenyl ) dan lain lain dari tubuh.  (Dr. Paul Tse A.H.C.M., C.E.T., C.T., R.Ac, 2000).
c)    Chlorella merangsang sistem kekebalan :
Chlorella merangsang produksi interferons, macrophages dan T sel, dengan demikian berfungsi sebagai suatu  stimulan terhadap kekebalan tubuh. (Dr. Paul Tse A.H.C.M., C.E.T., C.T., R.Ac, 2000).
d)    Chlorella mempunyai suatu kemampuan menyembuhkan dalam cakupan luas seperti:
Menyembuhkan luka, mengatasi pancreatitis, penyakit gusi ( pendarahan gusi dan gigi lepas), P.M.S., radang sendi,  atherosclerosis, tekanan darah tinggi, sembelit, sindrom kelelahan kronis, kanker, penyakit jantung dan  banyak lagi penyakit langka dan umum.(Dr. Paul Tse A.H.C.M., C.E.T., C.T., R.Ac, 2000).
e)      Dapat menurunkan kadar tembaga (Cu) dibawah baku mutu air limbah golongan I sebesar 1 mg/L sesuai dengan Kep.03/MENKLH/II/1991. 



1.    Chrysophyta ( Navicula sp )

Chrysophyta merupakan ganggang keemasan karena mengandung pigmen kuning keemasan (chrysos) akibat dari dominasi dua pigmen,khususnya β-carotene,fucoxanthin dan lainnya xanthophylls. Pigmen utama fotosintesis adalah klorofil a dan c1serta c2. Alga ini tidak memiliki pirenoid dan dan kloroplasnya kecil-kecil berbentuk cakram, pita, atau oval. Berdasarkan bentuk dan susunan serta kandungan zatnya, Chrysophyta terbagi menjadi tiga kelas, yaitu Bacillariophyceae (Diatomeae), Chrysophyceae dan Xantophyceae.
Sel-sel ganggang keemasan memiliki inti sejati (eukarion), dinding sel umumnya mengandung silika (SiO2) atau kersik. Tubuh ganggang ini ada yang terdiri atas satu sel (uniseluler) dan ada yang terdiri atas banyak sel (multiseluler). Ganggang yang bersel satu bisa hidup sebagai komponen fitoplankton yang dominan. Ganggang yang multiseluler berupa koloni atau berbentuk filamen. Ganggang keemasan hidup secara fotoautotrof, artinya dapat mensintesis makanan sendiri dengan memiliki klorofil untuk berfotosintesis.Ganggang ini ditemukan di air tawar, di laut, dan di tanah yang lembab.

3.1 Klasifikasi Navicula sp
Kingdom                 : Plantae
Divisio                     : Chrysophyta
Classis                   : Bacillariophyceae
Ordo                        : Penales
Familia                     : Naviculaceae
Genus                      : Navicula
Species                    : Navicula sp

 Alga ini dikenal sebagai diatomae atau ganggang kersik karena dinding sel tubuhnya mengandung zat kersik. Kersik merupakan komponen penting dalam plankton. Tubuh Navicula terdiri atas dua bagian yaitu kotak (hipoteka) dan tutup (epiteka). Di antara kotak dan tutup terdapat celah yang disebut rafe.
Perkembangbiakan Navicula yaitu dengan membelah diri (vegetatif). Setiap inti diatomae membelah menjadi dua, diikuti pembagian sitoplasma menjadi dua bagian.
Selanjutnya, dinding sel memisah menjadi kotak dan tutup. Pada sel anakan, baik kotak maupun tutup akan berfungsi menjadi tutup, dan masing-masing akan membentuk kotak baru. Dengan demikian setiap sel anakan yang berasal dari kotak akan mempunyai ukuran lebih kecil dari pada sel asalnya. Peristiwa ini berlangsung berulang kali.
Perkembangbiakan generatif berlangsung dengan konjugasi. Bila ukuran tubuh Navicula tidak memungkinkan untuk mengadakan pembelahan lagi, inti selnya akan mengalami meiosis dan menghasilkan gamet. Gamet itu kemudian akan meninggalkan sel dan setelah terjadi pembuahan di dalam air akan menghasilkan zigot. Zigot selanjutnya tumbuh menjadi sel Navicula baru dan membentuk tutup dan kotak baru.
 Bila Navicula mati, dinding selnya akan mengendap membentuk tanah diatom yang kaya zat kersik. Tanah ini merupakan bahan dinamit, isolator, dan bahan gosok penghalus.

3.2 Ciri-ciri Navicula sp:
a)    Dinding sel tersusun atas zat kersik
b)    Tersusun atas dua bagian yaitu, epiteka (tutup) dan hipoteka (kotak).
c)    Tidak mempunyai flagela
d)    Mempunyai pigmen keemasan
e)    Klorofil a dan c1serta c2
 Navicula umumnya hidup di air tawar dan di laut serta tempat-tempat yang lembab.

3.4 Manfaat
a)    Bahan penggosok
b)    Isolasi dinamit
c)    Bahan campuran semen
d)    Sebagai penyerap nitrogliserin pada bahan peledak

  
DAFTAR PUSTAKA
Craft and Reynold. 1942. Weed Control First Edition.Mc Graw Hill Book Company Inc: New York.
Ehlers, V. N. and EW Steel. 1979.  Municipical and Rural Sanitation Sixth Edition. Mc Graw-Hill Publishing Company Ltd: New Delhi.
Indun Kistinnah, dkk. 2009. Biologi Makhluk Hidup dan Lingkungannya SMA X.BSE: Jakarta.
Harun Rasyid.2002. Pengaruh Pemberian Unsur Mikro Cu dan Macam Media Terhadap Kadar Protein dan Biomassa pada Mikroalgae Anabaena azollae. Departemen Argonomy.Bandung.
Birsyam, Inge. 1992. Botani Tumbuhan rendah. FMIPA ITB:Bandung.
Yulianto, Suroso Adi. 1992. Pengantar Cryptogamae.Tarsito: Bandung.
EMDI. 1994. Limbah Cair Berbagai Industri di Indonesia. Kerjasama dengan BAPEDAL: Jakarta.
Sugiharto. 1987. Dasar-dasar Pengolahan Air Limbah. Universitas Indonesia: Jakarta.
Dr Adi Teruna Effendi, SpPD dkk.2009. Growth Factor (CGF-40) mampu mempercepat kesembuhan penderita demam berdarah dengue (DBD).  ANTARA News: Bogor.
Dr. Paul Tse A.H.C.M., C.E.T., C.T., R.Ac.2000. The Detoxification, Immunostimulation And Healing Properties Of Chlorella. World Convention of Traditional Medicine & Acupuncture: Singapore.
Kataraman V. 1969. The Cultivation of Algae. Indiana Council of Agriculture Resources: India.
Mara D..1976. Sewerage Treatment in Hot Climate. John Wiley and Sons: New York.
Round F.. 1973. Bio The logy of The Algae Second Edition. Edward Arnold, Ltd: London.


Sabtu, 27 Oktober 2012

 AKU ADA KARENA ADA KAMU

 



Bukan ku merasa hina
Bukan ku merasa sakit
Satu hal yang pasti
Aku menunggu

Tidaklah salah jikalau
Kau pun jauh
Dan tidaklah jua 
Aku jauh

Satu hal yang ku inginkan darimu
Pengertianmu akan diriku
Bukan kehendak ku
Terpisah jarak dan waktu

Aku benci lakukan ini padamu
Karena ini bukan aku
Dan kau tahu aku takkan begitu
Itu adalah sergapan waktu

Lalu apa???
Dimana???
Dan kenapa???
Dirimu???



         

Sabtu, 22 September 2012

Pisces Kelas Osteichthyes



KELAS OSTEICHTHYES


Ciri-ciri:
- Mulut terdapat di bagian depan tubuh.
- Celah insang satu di masing-masing sisi kepala.
- Sirip ekor memiliki panjang yang sama pada bagian atas dan bawah.
- Kulit licin karena sekresi mukus oleh kelenjar pada kulit.
- Adanya gelembung renang sehingga tidak tenggelam saat tidak bergerak.
- Sistem gurat sisi terdapat pada sisi tubuh.
- Usus panjang dan ramping menggulung.
- Fertilisasi terjadi di luar.
- Mengeluarkan telurnya atau bersifat ovipar.
- Kerangka yang tersusun dari tulang keras yang mengandung matriks kalsium fosfat.